SURAT KEPUTUSAN

SURAT KEPUTUSAN
SK DARI MENTERI PERTAHANAN DAN KEAMANAN RI

Selasa, 16 Agustus 2011

Gubernur dan Bupati DIkejar Penegak Hukum Cornelis: Bagi yang diberi bantuan social tolong di SPJkan BENGKAYANG. 10 Agustus 2010 rapat kerja camat, kepala desa, lurah dan tim penggerak PKK se-kabupaten, kecamatan, desa se-Kabupaten Bengkayang dirangkaikan dengan silahturami Gubernur Kalbar. Raker dibuka oleh Cornelis, ia meminta yang diberikan bantuan social jangan sampai tidak di pertanggungjawabkan. Perlu diketahui, raker ini diselenggarakan selama tiga hari. Cornelis, Gubernur Kalbar menerangkan, ia jauh-jauh dari Pontianak dalam rangka safari ramadhan. Pada bulan puasa, mari kita bangun rasa kebersamaan apabila tidak muncul aliran sesat atau radikalisme di BUmi Sebalo seperti NII dan sebagainya. “Bantuan yang telah diberikan, jangan lupa di pertanggungjawabkan. Jangan sampai Gubernur dan BUpati dikejar-kejar aparat penegak hokum karena duit diterima tetapi tidak di SPJkan, jadi tolong dipertaggungjawabkan,” harap Mantan Bupati Landak ini di lantai V Kantor Bupati Bengkayang, kemarin. Cornelis mengingatkan, jangan sampai gara-gara tidak di SPJkan, penyebab disclemer. Dengan sudah setahun Gidot dan Naon menjadi Bupati dan Wakil Bupati Bengkayang, semoga smeua lancer dan apabila ada kendala atau hambatan, dapat diatasi. Masih ada empat tahun lagi tantangan didepan. Bekerjalah sesuai dengan aturan perundang-undnagan berlaku. Suryadman Gidot, Bupati Bengkayang mengatakan, situasi dalam bulan Ramadhan tahun ini cukup baik, tidak ada terdengar Sembilan bahan pokok yang dikeluhkan warga mengenai garga barang. Yang membuat masyarakat Bumi Sebalo resah ialah mengenai pasokan BBM. “Tidak ada laporan beras kurang dan para camat tidak ada yang mengeluh kuragnya sembako di pasaran. Tepat 10 Agustus 2010 saya dilantik oleh Gubernur Kalbar, dengan momentum ini saya berharap sebagai repleksi yang ada di Kabupaten Bengkayang,” papar Gidot ditemui diruang kerjanya, belum lama ini. Suami dari Femi Oktaviai Gidot ini menjelaskan, jabatan yang ia pegang sebagai Bupati Bengkayang dan Agustinus Naon sebagai Wakil Bupati Bengkayang merupakan amanah selama satu tahun oleh seluruh warga Bumi Sebalo. Gidot mengajak seluruh elemen masyarakat Bumi Sebalo kembali menguatkan diri untuk berkomitmen. Maju dan mundur Kabupaten Bengkayang ada pada warga kabupaten ini. untuk merealisasikan hal tersebut, kita harus bekerja keras dan membangun desa, kecamatan dan kabuapten untuk mendukung provinsi lebih maju. “Apabila mau ngomong nanti saja, tidak lama kok hanya saya mau menyampaikan kata sambutan dalam pembukaan raker. Apabila begini terus, Kabupaten akan mundur dan tidak akan maju,” kata Gidot dengan nada marah dengan peserta raker, kemarin. Gidot melnjutkan, raker tahun ini berbeda. Kita meminta para camat dan kades untuk membawa istri. Ini mencerminkan masyarakat Bumi Sebalo saat ini. ia berharap yang membawa pasangan saat ini sesuai dengan catatan sipil. Ia mewakili masyarakat Bumi Sebalo mengucapkan terima kasih kepada gubernur Kalbar karena Bengkayang ditunjuk sebagai tuan rumah pertasi kencana dan KKJ Kalbar tahun depan. Ia membeberkan, sejak dilantik oleh gubernur Kalbar. Cornelis selalu mendorong dan memberikan motivasi dirinya untuk berbuat kepada Kabupaten Bengkayang. “Terkadang-kadang kepala saya pusing, tetapi hanya sedikit saja. Gubernur Kalbar banyak telah berbuat dalam hal pembangunan di Bumi Sebalo yang dulu terbengkalai dan tidak terjadi komplen warga,” ungkap Gidot. (cah)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar